Tutorial Layanan

Mengatasi error 500 pada WordPress  Cetak Artikel Ini

error 500 di WordPress

Sangat banyak sekali kasus yang terjadi seperti error 500 pada WordPress disebabkan menginstal atau mengupdate plugin atau tema. Jika kesalah ini memang dikarenakan plugin atau tema, maka kamu harus melakukan hal di bawah ini.

 

Http Error 500 pada WordPress disebabkan instal atau update plugin

Jika memang kerusakan ini dikarenakan instalasi plugin atau upade plugin, kamu bisa memperbaikina dengan cara menonaktifkan atau menghapus plugin tersebut. Ada dua cara untuk menonaktifkan plugin itu:

I. Menonaktifkan plugin dari Dasboard WordPress

Jika Dashboard WordPress kamu masih bisa di akses, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Log in ke Dashboard WordPress kamu. Masuk ke link https://namadomain/wp-admin rubah nama domain yang di garis bawah dengan nama domain kamu. Kemudian loggin dengan user dan password kamu.
  2. Di menu navigasi sebelah kiri, klik Plugins->Instal Plugin.
  3. Nonaktifkan plugin yang bermasalah. Cari nama plugin yang bermasalah kemudian kamu klik yang bertulisan Deactivate di bawah nama plugin tersebut.
  4. Akses kembali website kamu untuk mengecek apakah website kamu sudah tidak error lagi.
  5. Jika masih ada error yang sama maka nonaktifkan plugin yang lain seperti langkah diatas sampai website kamu kembali normal.
  6. Setelah menemukan plugin yang menimbulkan 500 internet server error, coba kamu lakukan menghapus dan menginstallnya kembali. Bahkan kamu bisa mencari plugin pengganti yang fungsinya sama atau hubungi developer plugin untuk mencari tahu kenapa plugin itu bermasalah di WordPress kamu.

II. Menonaktifkan plugin WordPress melalui File Manager/FTP

Ada banyak alasan kenapa kesalahan ini menyebabkan dashboard tidak berfungsi. Pada kasus seperti ini, kamu dapat menonaktifkan atau menghapus plugin dari file manager yang ada di control panel hosting atau FTP.

  1. Arahkan kursor kamu ke root directory WordPress dan masuk ke wp-content/plugins.
  2. Nonaktifkan plugin yang bermasalah dengan cara rename direktorinya. Supaya kamu tidak lupa plugin mana yang di nonaktifkan, langsung tambahkan .disabled di akhir nama plugin. Jika kamu ingin mengahapus semua, silahkan delete plugin direktori.
  3. Kemudian akses kembali website kamu. Jika masih tetap error, lakukan langkah di atas kepada plugin yang lain.
  4. Setelah mengetahui plugin mana yang menyebabkan website kamu error, sebaiknya kamu coba instal kembali plugin yang tadi menyebabkan error atau cari plugin dengan cara kerja yang mirip dengan plugin bermasalah tadi.

 

Error 500 pada WordPress setelah instal atau merubah tema

Ada dua cara mengatasi error 500 karena setelah instal atau merubah tema.

I. Mengubah tema via Dashboard WordPress

Jika kamu masih bisa mengakses Dashboard WordPress, maka kamu lakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1. Arahkan kursos ke bagian Appearance->Themes.
  2. Ganti tema apa saja kemudian klik Activate. Tunggu hingga pemasangan tema selesai.
  3. Setelah selesai akan muncul layar konfirmasi seperti dibawah ini. kemudian klik Visit site yang berwarna biru untuk melihat hasil pemasangan tema di website kamu.

error 500

II. Mengubah tema melalui phpMyadmin

1. Cari wp_options kemudian klik

wp_options

 

 

 

 

Prefix tidak akan selalu menjadi wp_ tergantung pada instalasi yang Anda lakukan.

2. Pindah ke halaman 2 atau Page 2.

page 2 wp_options

 

 

3. Cari template dan stylesheet.

template dan stylesheet

4. Cari tema yang akan kamu gunakan (bukan yang di gunakan saat ini). Caranya masuk File Manager yang berada di cPanel, kemudian kamu cari wp-content/themes.

wp-content/themes

5. Salin nama tema yang akan kamu gunakan. Kemudian rubah value pada template dan stylesheet yang kamu buka tadi di phpMyAdmin.

Akses kembali website kamu pada browser. Jika masih saja error 500 cobalah untuk menginstal kembali tema lama. Apa bila masalah masih belum teratasi silahkan hubungi team support Digiwebs Media melalui tiket.

 

Apakah Jawaban ini membantu?

Artikel Berhubungan

Pengertian Sub Domain dan Addon Domain
Semua orang pasti akan menemukan istilah Sub Domain dan Addon Domain di semua layanan hosting....
Menambah User Baru di Wordpress
Menambah User Baru di Wordpress Langkah-langkah membuat pengguna baru di WordPress: Login ke...
Apa itu Inodes?
Penjelasan mengenai Inodes Mungkin beberapa orang yang telah lama mengenal hosting/vps pasti...
WhatsApp Support DWM